Cara Sederhana Menghadapi Update Algoritma google 2016 Ini Dia

submit sosial media.jpg

Bila sekarang ini website Anda beruntung dan selamat dari up-date Algoritma Google, belum pasti hal yang sama bakal berlangsung pada website Anda di bebrapa saat mendatang Algoritma Google serta mesin pencari yang lain di buat untuk satu argumen yang simpel, yakni beberapa pencari inginkan jawaban Langkah yg simpel dalam hadapi up-date algoritma google yaitu dengan mengerti prinsip kerjanya serta berkelanjutan dengan content yg fresh Th. 2012 waktu lalu serta awal 2013 yaitu bebrapa saat usaha keras untuk tim anti-SPAM Google yang di pimpin oleh Matt Cutts, di mana mereka begitu repot dalam usaha bersihkan daftar pencarian Search Engine Google dari bebrapa website SPAM serta website yang diisi content tak berkualitas. Untuk ‘pekerja’ SEO serta internet marketer tentu begitu rasakan efeknya. Terdapat beberapa perubahaan posisi situs di search engine Google, bahkan juga banyak situs yang alami deindex (dihapus dari daftar pencarian Google).

Pada akhir th. 2012 lantas, satu diantara website affiliasi Amazon saya juga alami efek yang begitu jelek akibat pergantian yang significant pada algoritma Google, situs saya alami deindex. Bila telah begini, pasti trafik ke website itu bakal begitu menyusut, jangankan mengharapkan ada penjualan… pengunjung yang datang ke website itu dapat dihitung dengan jari, mengenaskan memanglah.

Namun tak tahu mengapa, saya bukannya jadi bersedih lihat website saya deindex, namun malah terasa lebih suka. Saya memikirkan kalau berikut yang paling baik untuk kebanyakan orang, serta memanglah telah waktunya saya bangun satu website yg tidak cuma “money oriented” namun lebih memberi faedah untuk pembacanya. Serta semestinya cuma bebrapa website yang memberi faedahlah yang layak masuk dalam halaman paling utama daftar pencarian Google.

Saya pernah lakukan analisis mengenai pergantian pada algoritma Google ini. Serta akhirnya saya tetaplah tak temukan jawaban yang tentu. Tetapi, saya lihat sebagian kecendrungan yang dikerjakan oleh tim Matt Cutts dalam meng-update algoritma mereka. Algoritma Google selalu alami pergantian dari saat ke saat serta akan tidak pernah berhenti. Bila sekarang ini website Anda “selamat” dari up-date Algoritma Google, belum pasti hal yang sama bakal berlangsung pada website Anda di bebrapa saat mendatang. Hal terutama yaitu tetaplah menjaga kwalitas content di website Anda dengan sebaik-baiknya.

Sebagian persyaratan website yang bakal jadi korban up-date Algoritma Google Panda

1. Mempunyai Sedikit Content Apa pun type website Anda pastinya mesti mempunyai content asli di dalamnya, baik itu content berbentuk text, bentuk gambar, maupun berbentuk video. Satu diantara tujuan paling utama dari Algoritma Google Panda yaitu bebrapa website yang mempunyai content original yang amat sedikit di dalamnya. Google Panda akan memberi peringkat rendah untuk website yang memakai bebrapa content yang berkwalitas rendah. Sebagian website yang menempatkan iklan terlalu berlebih bahkan juga bakal memperoleh pinalty dari Google
2. Bikin Halaman Ganda Untuk Membidik Kata kunci (keyword) Tertentu

Terdapat banyak webmaster yang memakai tipuan atau trick spesifik untuk memperoleh posisi yang bagus di SERP (search engine result pages) Google, salah nya ialah dengan bikin halaman ganda yang sama. Algoritma Google Panda bakal memberi pinalti pada bebrapa website yang mempunyai halaman ganda dengan maksud untuk membidik kata kunci (keyword) spesifik. Satu diantara contoh sederhananya, saat webmaster membidik keyword “sepatu futsal” lantas dia bikin sebagian halaman yang sama untuk membidik satu kata kunci (keyword) per content, umpamanya “sepatu futsal Nike”, “sepatu futsal Nike murah”, serta “jual sepatu futsal Nike Murah”. Ini tidaklah satu usaha yang baik untuk mengoptimalkan website Anda lantaran mesin pencari bakal berasumsi website Anda mempunyai halaman yang sama.

3. Mempunyai Rasio Iklan Tinggi

Tujuan paling utama algoritma Google Panda yang lain yaitu bebrapa website yang mempunyai rasio iklan yang tinggi. Bila seseorang pemakai satu website mesti lakukan scroll ke bawah supaya dapat lihat content asli dari satu website, ini dapat jadi tanda-tanda kalau website itu mempunyai rasio iklan yang tinggi. Serta website seperti ini begitu memiliki resiko memperoleh “murka” dari Google Panda.
4. Banyak Halaman Kosong Dalam Situs

Terdapat beberapa penyebabnya kenapa satu website mempunyai halaman kosong. Salah satunya yaitu lantaran ada permasalahan pada manfaat pencarian internal pada website itu, atau pergantian dalam website yang menyebabkan error dalam website itu serta tak diperbaiki oleh webmasternya. Membiarkan halaman kosong atau halaman error yaitu aspek lain yang dapat menyebabkan satu website memperoleh hukuman dari Google Panda. Untuk menolong melakukan perbaikan permasalahan ini, webmaster website itu mesti lakukan perbaikan-perbaikan pada website itu dengan cara manual hingga usai, atau apabila memanglah dibutuhkan pemiliki website butuh menyewa seorang yang memanglah pakar di bagian itu.

5. Praktik Beli Link

Google telah menerangkan didalam TOS Google Webmaster Tools kalau praktik jual beli link yang mempunyai tujuan untuk tingkatkan peringkat website di SERP Google yaitu dilarang. Serta untuk siapapun yang ketahuan lakukan praktik ini besar kemungkinan situsnya bakal memperoleh penalti dari Google. Umumnya praktik jual link banyak dikerjakan oleh beberapa blogger untuk mencari pendapatan penambahan dari situs (blog) mereka, tetapi mereka tak memerhatikan content dalam website mereka serta tak memerhatikan website yang di beri outbound link. Beberapa orang yang telah menyerah pada praktik jual beli link lantaran telah dilarang oleh Google, tetapi masihlah banyak pula webmaster yang tetaplah lakukan praktik jual beli link. Tanpa ada punya maksud untuk menghakimi, saya menginginkan menyampaikan kalau praktik seperti ini yaitu satu diantara bentuk blackhat SEO, serta Anda mesti siap dengan semua kemungkinan yang ada.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s